IP ADDRESS AND SUBNETTING

Assalamualaikum,WB.WR

Pengertian ip address 


adalah alamat yang diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP Address terdiri atas 32 bit biary digit atau bilangan duaan) angka biner yang dibagi dalam 4 oket (byte) terdiri dari 8 bit. Setiap bit mempresentasikan bilangan desimal mulai dari 0 sampai 255. Jumlah IP address yang tersedia secara teoritis adalah 255x255x255x255 atau sekitar 4 milyar lebih yang harus dibagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia.

Pengertian Subnetting.

Subnetting adalah sebuah proses memecah suatu IP jaringan ke sub jaringan yang lebih kecil yang disebut subnet. Setiap subnet deskripsi non-fisik atau ID untuk jaringan-sub fisik (biasanya jaringan beralih dari host yang mengandung satu router -router dalam jaringan multi).

Subnetting hanya dapat dilakukan pada ip address kelas A, Kelas B, kelas C. Subnetting akan menciptakan beberapa network tambahan tetapi mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap network.

Untuk bisa menghitung IP Address yang perlu anda ketahui adalah sebagai berikut.

Silakan coba coba dihitung seperti cara memasang untuk subnetmask lainnya.

SubnetmaskNilai CIDR
255.255.255.128/ 25
255.255.255.192/ 26
255.255.255.224/ 27
255.255.255.240/ 28
255.255.255.248/ 29
255.255.255.252/ 30

IP publik adalah alamat IP yang digunakan dalam jaringan Internet global serta penggunaan dan pengaturan untuk menjamin penggunan alamat IP ini dengan unik. Karena kelas alamat IP ini digunakan di dalam jaringan internet maka IP ini dapat diakses melalui jaringan internet secara langsung. Perangkat yang menggunakan IP publik, seperti server web, server surat, server DNS, game server atau perangkat lain dapat diakses dari jaringan manapun di dunia ini yang terkoneksi ke internet.

Tujuan Subnetting Tujuan dari subnetting..

 1. Untuk mengefisienkan pengalamatan (misal untuk jaringan yang hanya mempunyai 10 host,kalau kita menggunakan kelas C saja terdapat 254 –  10 =244 alamat yang tidak terpakai).

 2. Membagi satu kelas network atas sejumlah subnetwork dengan arti membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.

 3. Menempatkan suatu host, apakah berada dalam satu jaringan atau tidak. Menempatkan suatuhost, apakah berada dalam satu jaringan atau tidak. 

4. Untuk mengatasi masalah perbedaaan hardware dengan topologi fisik jaringan.

 5. Untuk mengefisienkan alokasi IP Address dalam sebuah jaringan supaya bisa memaksimalkan penggunaan IP Address.

 6. Mengatasi masalah perbedaan hardware dan media fisik yang digunakan daam suatu network,karena Router IP hanya dapat mengintegrasikan berbagai network dengan media fisik yang berbeda jika setiap network memiliki address network yang unik. 

7. Meningkatkan security dan mengurangi terjadinya kongesti akibat terlalu banyaknya host dalamsuatu network.

 D. Fungsi Subnetting Fungsi subnetting antara lain sbb:  Mengurangi lalu-lintas jaringan, sehingga data yang lewat di perusahaan tidak akan bertabrakan(collision) atau macet.  Teroptimasinya unjuk kerja jaringan.  Pengelolaan yang disederhanakan.  Membantu pengembangan jaringan ke arah jarak geografis yang menjauh

,E. Proses Subnetting Untuk melakukan proses subnetting kita akan melakukan beberapa proses antara lain : 1. Menentukan jumlah subnet yang dihasilkan oleh subnet mask. 2. Menentukan jumlah host per subnet. 3. Menentukan subnet yang valid. 4. Menentukan alamat broadcast untuk tiap subnet. 5. Menentukan host –  host yang valid untuk tiap subnet.

 F. Mengenal Teknik Subnetting Misalkan disebuah perusahaan terdapat 200 komputer (host). Tanpa menggunakansubnetting maka semua komputer (host) tersebut dapat kita hubungkan kedalam sebuah jaringantunggal dengan perincian sebagai berikut: 

TUGAS MAGANG MIKROTIK PADANG

AFPAN ADLIS

Leave a comment